Home / Uncategorized / Polisi Tembak Mati Pelaku Curanmor Di Bekasi

Polisi Tembak Mati Pelaku Curanmor Di Bekasi

Polisi Tembak Mati Pelaku Curanmor Di Bekasi – Satu pekan bergentayangan di sekitar Kalideres, Jakarta Barat, ranmor bersenpi AR (20) tewas selesai timah panas polisi menembus dadanya. Terkecuali AR, polisi juga mengamankan partnernya DG (24) .

Kapolsek Kalideres, Kompol Effendi menyebutkan keduanya ditindak tegas selesai melawan waktu menginginkan ditangkap. Saat itu keduanya berupaya menodongkan senjata ke arah polisi.

“Kami membalas, AR tertembak di dada, sesaat DG dilumpuhkan di betis kanan, ” ucap Efendi saat di konfirmasi, Minggu (6/5/2018) sore.

Walau waktu itu polisi pernah membawa AR ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak dapat di selamatkan. Ia mati dalam perjalanan menuju ke rumah sakit. Jenazahnya ada di Tempat tinggal Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Terlebih dulu, Suryanto (52) jadi korban kebengisan keduanya. Ia terserang grup ini waktu sepeda motornya dicuri. Ia melihat sendiri bagaimana motor itu di ambil, Suryanto tidak melawan, karena ditodong senpi.

Sesudah peristiwa, Effendi mengakui pihaknya segera membuat tim spesial, dengan bekal info saksi serta olah TKP. Dari sepasang aktor ini, polisi mengamankan lima motor disangka hasil curian, satu kunci letter T bersama 14 anak kunci diamankan dengan dua pucuk senpi rakitan empat peluru kaliber 9 mm.

Dari intograsi pada AR, keduanya di ketahui sering beraksi di beberapa lokasi Jakarta, tidak cuma di Kalideres. Mereka juga sering membawa senjata sambil mengambil motor di Jakarta Timur, serta Penjaringan, Jakarta Utara, serta lokasi-lokasi yang lain. “Kami masih tetap mengumpulkan tentu berapakah lokasi tentunya, ” ucapnya.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Syafri Wasdar memberikan sesudah laporan itu. Pihaknya mencurigai satu gudang di lokasi Taman surya 5, Kalideres, Jakarta Barat jadi area untuk menyimpan. “Disitulah kami mengintai sebelumnya pada akhirnya betul-betul tentu aktor ngumpul disitu, ” ucapnya.

Lebih dari tiga hari mengintai, dua aktor memakai Honda Beat datang. Polisi lalu menyapa, tetapi beberapa aktor melarikan diri, tindakan kejar kejaran berlangsung.

Waktu dikerjakan pengejaran di lokasi perumahan Daan Mogot, ke-2 aktor sukses dilumpuhkan. Mereka lalu menyerah. “Tapi saat kami mendekati, mereka melutuskan pistol ke arah anggota, ” kata Syafri.

Mujur letusan itu meleset serta tidak tentang, polisi lalu membalas dengan menembak, tembakan itu buat AR tewas. Sesaat DG pilih menyerah dengan mengangkat tangannya.

Saat ini masalah itu juga tengah diperkembang, pencarian sepak terjang aktor masih tetap dimonitor, termasuk juga hasil penjualan kendaraan.

Sesaat karena tindakannya, DG terancam hukuman penjara 5 th. karena dipandang tidak mematuhi pasal 365 KUHP mengenai pencurian serta kekerasan.

About admin