Home / Berita Umum / Tradisi Musik Oklik Di Bojonegoro

Tradisi Musik Oklik Di Bojonegoro

Tradisi Musik Oklik Di Bojonegoro – Di Bojonegoro, kebiasaan membangunkan warga untuk makan sahur dengan musik oklik alat dari bambu selalu dilestarikan. Agar kebiasaan ini selalu jalan, musik pengingat waktu sahur di waktu Ramadan ini dilombakan.

Namun, seiring berjalannya waktu, alat-alat oklik bukan sekedar dari bambu. Tetapi dikolaborasi dengan alat musik beda.

Dahulu, musik oklik ini umum dimainkan oleh beberapa anak, remaja dengan berkeliling-keliling di kampung. Sembari berkeliling-keliling kampung, memukul alat musik bambu, galon air, ember plastik dengan beragam irama yang menarik.

Saat ini alat=alat untuk memainkan musik oklik lebih sedikit moderen, karna dimainkan dengan paduan alat alat musik beda seperti Rebana, bedug, gamelan, gong, hingga makin enak terdengar alunan musik yang enak didengar telinga.

Aktivitas begini memanglah sudah dikerjakan orang-orang Bojonegoro dengan turun temurun. Teruma mereka yang tinggal di perkampungan.

Ramainya grup pemain musik oklik ini pada akhirnya banyak dilombakan. Satu diantaranya Polres Bojonegoro yang turut menyemarakkan Ramadan kesempatan ini dengan festival oklik serta lampu hias dengan jalan keliling kota, Sabtu (9/6/2018) malam.

Sejumlah 95 group oklik turut meriahkan lomba d alun-alun kota Bojonegoro. Tiap-tiap regunya 20 personel. Beberapa ribu orang-orang Kota Bojonegoro terlihat sangat ketertarikan nikmati hiburan oklik ini.

” Musik oklik ini yaitu kebiasaan dari warga Bojonegoro yang sudah turun temurun untuk pengingat waktu sahur. Hingga perlu kita lestarikan, terlebih ini dapat menolong aparat dalam patroli malam hari di dalam warga tengah istirahat, ” kata Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli.

Ari Fadli mengharapkan, dengan terdapatnya lomba musik oklik ini orang-orang Bojonegoro dapat rayakan Lebaran 2018 dengan penuh suka ria.

About admin