Home / Berita Bola / Tim Nasional U-16 Bermain Seri 1-1 Dengan Thailand Pada Saat Normal Pertandingan Final

Tim Nasional U-16 Bermain Seri 1-1 Dengan Thailand Pada Saat Normal Pertandingan Final

Tim Nasional U-16 Bermain Seri 1-1 Dengan Thailand Pada Saat Normal Pertandingan Final  – Mesti disadari jika beradu penalti tidak menyoal tehnik, tapi juga mental. Itu yang coba ditanamkan pada pelatih Tim nasional Indonesia U-16, Fakhri Husaini, pada kiper Ernando Ari Sutaryadi.

Keinginan besar tertuju pada Nando–demikian sang penjaga gawang disapa–setelah Tim nasional U-16 bermain seri 1-1 dengan Thailand pada saat normal pertandingan final Piala AFF U-16 2018, Sabtu (12/8/2018). Dia mesti melawan beberapa penendang Thailand dalam beradu penalti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Skenario itu sebenarnya telah diprediksi oleh Fakhri. Saat persiapan babak gugur, dia mengasah anak-anak asuhnya untuk menyelesaikan penalti. Dengan tidak langsung, potensi Nando dalam duel 12 cocok makin tajam.

Akan tetapi, satu hal yang digarisbawahi Fakhri yaitu menyangkut mental, bukan tehnik dalam latihan semata-mata. Karenanya, sang juru strategi coba mengangkat kepribadian Nando dengan menyampaikan jika desakan bukan ada di pihak kiper.

” Persiapan kami waktu beradu penalti, kami mempersiapkan pelaksana eksekusi serta kiper. Masalah tehnik, coach Gatot Prasetyo yang semakin banyak bicara. Saya cuma memberi konsumsi mental. Saya katakan jika desakan berada di penendang, ” papar Fakhri sesudah laga.

” Saya di ajarkan oleh coach Fakhri serta pelatih-pelatih lainnya. Desakan ada di penendang. Penjaga gawang hanya mengakibatkan kerusakan ketenangan penendang serta coba ikuti insting, ” kata Nando menimpalkan.

Dengan bekal pembicaraan itu, Nando berjalan ke gawang dengan muka tenang. Fakhri juga mengaku jika dianya mengharap banyak karena ekspresi figur kelahiran Semarang itu.

Akhirnya juga sesuai dengan keinginan Fakhri. Nando menepis dua eksekusi dari Thailand. Tim nasional U-16 juga memenangkan beradu penalti sekaligus juga memenangkan Piala AFF U-16.

Bicara beradu penalti di Sidoarjo, keberhasilan Tim nasional U-16 sekaligus juga menyembuhkan luka penggemar sepak bola Tanah Air karena kegagalan seniornya, Tim nasional U-19. Ya, pada Juli 2018, team garapan Indra Sjafri memerankan skenario sama di set semi final Piala AFF, tapi berbuntut kekalahan dari Malaysia.

” Ada kegagalan di Tim nasional U-19 masalah beradu penalti. Saya tidak mau mengulang kekeliruan yang sama, ” kata Nando yang kenakan nomer baju 21 di Tim nasional U-16.

About admin