Tak Beroperasinya TPS Cilowong Akibat Longsor, Tumpukan Sampah Terlihat Di Kota Serang

Tak Beroperasinya TPS Cilowong Akibat Longsor, Tumpukan Sampah Terlihat Di Kota Serang – Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Serang tidak beroperasi semenjak berlangsung longsor. Mengakibatkan, tumpukan sampah tampak di sejumlah titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kota Serang.

Penimbunan sampah itu juga dirasakan masyarakat, sebab yang tidak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan Pemerintah Kota Serang.

Salah satunya aduan dari Agus (32) masyarakat Perum Puri Anggrek, Walantaka, Kota Serang. Ia menanyakan perlakuan sampah selesai berlangsung longsor di TPSA Cilowong.

“Jadi jika juga sampah menumpuk itu sebab terdapatnya longsor di Cilowong. Saya akan coba bertanya ke Dinas LH berkaitan sampah, serta minta jalan keluar dari dinas LH untuk perlakuan sampah,” tuturnya pada wartawan, Jumat (4/1).

Semenjak berlangsung longsor pada Selasa (1/1), belumlah ada kegiatan kembali di TPSA Cilowong. Karena longsor itu dua wanita parubaya hilang tertimbun sampah. Sekarang ini kedua-duanya belumlah sukses diketemukan, penelusuran direncanakan sampai tujuh hari ke depan semenjak peristiwa.

Waktu di konfirmasi Plt Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang Yudi Suryadi membetulkan ada masalah perlakuan sampah selesai longsor di TPSA Cilowong. “Benar sesaat masih tetap sampah masih tetap di truk, masih tetap dalam tempat sampah perumahan-perumahan. Usahakan bersama dengan masyarakat untuk mencari pilihan lainnya belumlah temukan titik temu,” tuturnya.

Dia menjelaskan penutupan sesaat pembuangan sampah ke TPSA Cilowong sebab ada keinginan dari pihak keluarga korban longsor, sampai korban diketemukan serta batas waktu penelusuran.

Ke depan, lanjut Yudi, Pemkot Serang akan lakukan pengaturan kembali berkaitan keadaan terdapatnya retakan-retakan di TPSA Cilowong. “Jika normal mesti ada pengkajian team pakar, input masyarakat mesti ada patok bumi agar tanah tidak labil kembali,” tuturnya