Sellha Purba Viral Di Sosmed Berseragam Orange

Sellha Purba Viral Di Sosmed Berseragam Orange – Figur seseorang anggota Pekerja Perlakuan Fasilitas serta Prasarana Umum (PPSU) mengenakan seragam oranye atau sering dimaksud pasukan oranye viral di sosial media sebab parasnya dipuji cantik. Siapa wanita itu?

Namanya Sellha Purba, dara berumur 21 tahun yang keseharian kerja menjadi PPSU di Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Foto-foto Sellha waktu bekerja menyapu jalan atau selfie tersebar di sosial media beberapa waktu paling akhir serta ramai dibicarakan.

menjumpai Sellha di Kantor Kelurahan Kelapa Gading, Selasa (22/1/2019). Mengenakan seragam PPSU oranye dengan topi serta sepatu boot, Sellha pun terlihat memulas bibirnya dengan lipstick merah muda.

Sellha mengakui telah tiga tahun jadi petugas oranye di Kelurahan Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara. Pekerjaan ini awalannya ia lakoni sebab putus harapan selesai tidak kunjung mendapatkan pekerjaan sesudah lulus SMA.

“Telah tiga tahun. Jadi tahun 2016 saya lulus SMA, di SMA Laphat+, itu yayasan. Habis itu selalu saya lamar-lamar pekerjaan tetapi tidak ada yang di terima sampai tahun 2017. Selalu saya ditawari sama tetangga coba saja lamar di sini (menjadi PPSU). Sehubungan saya telah pasrah serta lelah, kesana ke mari tidak ada kerjaan yang saya bisa, ya telah saya coba rincian di sini serta masuk,” kata Sellha.

Sellha awalannya pesimistis dapat di terima jadi petugas pasukan oranye karena dia mesti melakukan tes fisik yang umumnya mesti ditangani oleh lelaki. Selanjutnya, ia lolos serta masih tetap bertahan menjadi PPSU sampai ini hari.

“Tesnya nyebur lapangan, lari, nebang pohon, manjat pohon, ada potong rumput juga. Ya awalannya sempat sich (pesimis), tetapi kan ya sedapatnya saya lakukan, saya usaha selalu pada akhirnya saya lolos,” katanya.

Sehari-harinya, Sellha kerja saat delapan jam. Keseharian, ia bekerja menyapu jalanan di muka Mal Kelapa Gading. Walau tempat tinggalnya jauh dari tempatnya kerja, hal tersebut tidak menurunkan semangat Sellha. Sehari-hari dia pergi dengan memakai ojek online.

“Saya ada dua shift, pertama dari jam 04.00-08.00 WIB, ke-2 jam 13.00-17.00. Tiap-tiap ingin masuk kerja saya kesini dahulu (kantor kelurahan), buat mangkir. Dari rumah naik ojol. Tiga tahun ini memang dari pertama saya kebagian kerja di jalan di muka Mal Kelapa Gading,” tuturnya.

Sellha sudah sempat terasa malu jadi seseorang petugas oranye. Akan tetapi, perasaan malu itu telah hilang sesudah dia terasa nyaman kerja menjadi seseorang petugas oranye.

“Awalannya dikit malu. Saya saja cocok awal-awal itu tertutup sekali, gunakan masker, gunakan tutupan leher, intinya tertutup sekali. Tetapi saat ini tidak, biasa. Telah nyaman sekali,” jelas anak ke lima dari tujuh bersaudara ini.