Konsumsi Garam Berlebihan Akan Rawan Terkena Stroke

Konsumsi Garam Berlebihan Akan Rawan Terkena Stroke – Mengkonsumsi garam berlebihan membawa resiko penyakit. Termasuk juga pada remaja sebagai gampang diserang stroke.

Dasa warsa waktu lalu desakan darah tinggi, penyakit jantung serta serangan stroke cuma dihadapi oleh orangtua. Namun saat ini telah jadi penyakit yang dipicu pola hidup golongan muda, lapor NDTV Food (8/5/2017).

Satu studi paling baru diselenggarakan oleh peneliti dari Cincinmati Children’s Hospital berikan bukti. Mengkonsumsi garam yang tinggi di kelompok anak muda tingkatkan resiko penyakit kardiovaskular, serangan jantung serta stroke di masa datang.

Tim paka mempelajari 775 orang remaja yang diukur elastisitas arteri brachial (BranchD), pembuluh darah di lengan atas. Juga kecepatan gelombang denyut nadi (PWV) mereka diukur. Perjalanan darah pada arteri karotid di leher serta arteri femoralis di selakangan.

Mengkonsumsi sodium mereka juga diukur dengan melaporkan makanan sepanjang 3 hari. Akhirnya tunjukkan semakin tinggi mengkonsumsi rata-rata sodium terkait dngan BrachID yang rendah, atau pembuluh arteri semakin kaku serta PWV lebih tinggi.

Peneliti juga memperhitungkan aspek usia, ras, type kelamin, indeks massa badan serta tingkat elektrolit darah yang dapat memengaruhi hasil. Menurut peneliti, kekauan pembuluh darah arteri tunjukkan aspek resiko serangan jantung yang menyebabkan stroke pada orang dewasa. Hal semacam ini dapat dideteksi dengan meletakkan monitor pada kulit di dekat arteri besar di lengan, leher serta daerah selangkangan.

Menurut Elaine M Urbina, Direktur Preventive Cardiology di Cincinnati Children’s Hospital Medical Center, ke-2 hasil tu tunjukkan tingkat kekakuan yang lebih tinggi pada arteri perifer di ekstremitas, serta di arteri sentral.

Keadaan ini terkait dengan mengkonsumsi natrium yang tinggi. Hasil riset ini disampakaikan dalam pertemuan Kesehatan Orang-orang Pediatrik 2017 di San Francisco.

Mengkonsumsi garam berlebihan, bukan sekedar dengan menaburkan garam pada makanan namun juga garam pada makanan olahan juga fast food. Menurut panduan WHO orang dewasa mesti membatasi konsumsi garam kurang dari 5 gr (1 sendok teh) sehari-hari.

Diluar itu juga butuh senantiasa melindungi badan terhidrasi. Karna konsumsi air terkait dengan elektrolit badan yang tidak seimbang pada badan termauk sodium. Baiknya baca info kandungan natrium serta sodium pada paket makanan. Sellau tentukan garam alami seperti garam laut yang lebih sehat.