Edy Menyatakan Pernah Memikir Buat Mundur Dari Ketua Umum PSSI

Edy Menyatakan Pernah Memikir Buat Mundur Dari Ketua Umum PSSI – Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi mengatakan bakal bertahan di PSSI sampai akhir saat jabatannya di Tahun 2020.

Dorongan pada Edy buat turun dari kursi Ketum PSSI kuat sejalan buruknya tampilan Tim nasional Indonesia di Piala AFF 2018. Tim nasional Indonesia tidak sukses berhasil ke sesi semi-final hingga hal semacam itu bikin partisan Tim nasional Indonesia sedih.

Perihal lain yg bikin dorongan pada Edy menjadi membesar merupakan jabatannya jadi Gubernur Sumatera Utara yg bikin dirinya sendiri ada jauh dari pusat aktivitas PSSI di Jakarta.

” Saya gak mikirin itu, yg utama anda gak memerintah saya mundur ajalah. Bila kalian lantas nyuruh mundur, saya gak pengin mundur. Tolong kalian buat ” Edy bertahan hingga 2020 ” . Hingga pada kongres seterusnya, ” kata Edy Rahmayadi.

Edy menyatakan cinta dengan PSSI. Hingga dia gak bakal mundur dari jabatannya walaupun banyak himpitan publik. Demikian menjabat jadi Ketua Umum PSSI, Edy menyatakan udah bikin ide waktu panjang biar organisasi ini berjalan dengan baik. Pelajari atau kongres pun senantiasa dilaksanakan.

” Saya gak pengin mundur dari PSSI. Lantaran saya cinta dengan PSSI. Kita punyai manajemen. Ada waktu aktivitas kongres tahunan, ada aktivitas pelajari, tiap-tiap periode ada jadwalnya. Jadi dimana lantas Ketua PSSI ada itu tidak jadi masalah. Namun ini mesti berjalan seluruhnya. Di PSSI ini komplet ada pengkaji disiplin, ada kepala staf ada sekjen. Semuanya ini gak dapat hendak memutuskan satu permasalahan lantaran ada statuta yg mengaturnya, ” ujar Edy.

Edy menyatakan pernah memikir buat mundur dari Ketua Umum PSSI. Namun ide itu bukan diakibatkan dia gak dapat mengatasi permasalahan yg dijumpai PSSI, namun keperluan pribadinya yg gak mau berubah menjadi arah bully dari beragam pihak.

” Memang berada pada ingatan saya bakal mundur, iya, namun bukan lantaran saya gak dapat mengatasi ini, bukan itu permasalahannya. Namun lantaran keperluan pribadi saya. Saya kepingin enjoy, gak mau di bully-bully, ” ujar Edy berikan keterangan.

Walaupun rangkap jabatan jadi Ketua Umum PSSI juga sekaligus Gubernur Sumut, Edy mengatakan kalau dirinya sendiri bukan hilang ingatan jabatan. Ia pun menyesalkan tidaklah ada yg memujanya.

” Lantaran di PSSI ini, demikian menang tidaklah ada yg memuja saya, jadi orang yg memanfaatkan kesenangan ini. Namun demikian kalah, Edy Out. Saya pengin tenang, enjoy, bukan lantaran saya gak dapat membina. Saya bawaan lahir memang berikut. Saya gak hilang ingatan jabatan, Pangkostrad lantas saya tinggalkan ditambah lagi cuma Ketua Umum PSSI, ” paparnya.