Cara Membuat Liburan Di Koresel Terkesan

Cara Membuat Liburan Di Koresel Terkesan – Liburan ke Korea Selatan tentu saja jadi dambaan beberapa peggemar K-pop. Berikut itinerary 6 hari untuk nikmati Korsel dengan optimal.

Buat saya yang tidak demikian ikuti perubahan musik pop asal negeri gingseng itu, perjalanan ke Korea Selatan begitu menyenangkan. Bagaimana supaya liburanmu di Korea Selatan jadi terkesan? Tersebut saya berikan dikit panduan serta narasi pengalaman saya

Sebab kita akan ada di negeri orang, upayakan untuk berencana liburanmu dari jauh hari. Kami pilih bulan Oktober untuk rasakan indahnya musim gugur di Korea Selatan. Saya beli ticket 6 bulan sebelum keberangkatan dalam suatu travel fair di harga Rp 4.000.000 termasuk juga bagasi 30 kg serta makanan di pesawat. Perihal ini diakui mengingat perjalanan 1 minggu pada musim gugur yang dingin memerlukan berlapis baju.

Hari pertama: Myeongdong – Haneul Park – Hongdae. Kami pilih Myeongdong sebab lokasi ini adalah pusat belanja paling besar di Seoul. Sesudah cek in kami pergi ke Haneul Park. Kami pilih Haneul Park sebab tempatnya tidaklah terlalu jauh dibanding taman lainnya seperti Nari Park. Tidak hanya bisa lihat rumput ilalang yang tumbuh keperakkan, kita dapat juga lihat bunga Kochia yang tumbuh berwarna merah pada musim gugur ini. Sesudah itu, kami ke arah Hongdae yang ada tidak jauh dari Haneul Park memakai subway. Di Hongdae kita bisa temukan beberapa tampilan musik serta seni dari anak-anak muda Korea, kafe-kafe lucu, dan gerai baju serta kosmetik dengan harga terjangkau.

Hari ke-2: Everland. Kami ke arah Everland theme park. Menyengaja kami pilih hari kerja untuk hindari antrean yang mengular di tiap-tiap wahana. Kami ikut pilih Everland dibanding Lotte World theme park sebab Everland mempunyai roller coaster nomor 4 tercuram dalam dunia, T-Express. Saat musim gugur, Everland ikut dipenuhi oleh daun merah kecoklatan meningkatkan indahnya musim gugur di Korea.

Hari ke-3: Namsan Tower. Kami geser hotel ke daerah Yongsan-gu. Meskipun tidak ada di pusat belanja, akan tetapi hotel kami begitu dekat dengan Namsan Tower. Jarak dari hotel ke Namsan Tower cukuplah dekat cuma naik bis 10 menit. Tetapi perihal ini membuat kami mesti dikit hiking memakai boots heels ke Namsan Tower lewat Namsan Park. Walau sebenarnya jika kita di Myeongdong, kita bisa memakai kereta gantung untuk sampai ke atas. Ini ialah pengalaman tidak terlewatkan. Di Namsan Tower kalian bisa menikmatinya dengan gratis dari mulai love-lock, cafe, toko suvenir, dan lain-lain. Yang butuh membayar ialah jika kalian ke Observatorium Deck yang ada di lantai 5 menara di mana kalian bisa lihat Korea dengan 360 derajat.

Hari ke empat: City Tur. Kami ke arah Gyeongbokgung Palace serta meminjam hanbok di harga 15.000 Won saat 4 jam. Sebab kita memakai hanbok, kami tak perlu beli ticket masuk ke istana. Disana kamu melihat perubahan penjaga yang dikerjakan dilakukan pada jam-jam spesifik. Jadi semestinya kalian cek dahulu serta cocokkan kehadiran kalian. Sesudah senang berfoto di Gyeongbokgung Palace, kami ke arah Buckhon Hanok Village. Kalian yang tonton K-Drama Personal Taste yang di bintangi Lee Min Hoo tentu tahu rumah-rumah tradisionil Korea ini. Sesudah kembalikan hanbok, kami makan Samgyetang atau ayam gingseng populer yakni Tosockhon yang terdapat tidak jauh dari Gyeongbokgung. Malam hari kami singgah ke Cheongyeochon Stream, yakni saluran air di dalam kota, yang kebetulan waktu kami datangi tengah diselenggarakan Seoul Lantern Festival. Lalu kami ke arah Dongdaemun Design Plaza untuk coba jajanan korea di Pojang Macha. Kami pesan Kimbab, Bibimbab, dan Tteoppoki.

Hari ke lima: Nami Island: Kesempatan ini kami cukuplah sedih terlambat hadir ke Nami Island sebab masalah misinformasi tentang transportasi. Hingga sampai sana kami cuma miliki cukuplah waktu untuk ke Nami Island tiada ke Petite France serta Garden by Morning Calm. Kondisi di Nami Island begitu ramai serta tidak cocok harapan. Kami hampir tidak dapat nikmati keindahan Nami sebab dicari waktu serta jumlahnya pengunjung yang hadir. Akan tetapi kami meluangkan diri untuk mencicip Chicken Barbeque ciri khas Nami Island sebelum pulang. Mudah-mudahan kami miliki peluang bertandang kembali ke sana. Pulang dari Nami Island, kami kembali berkunjung ke Myeongdong untuk makan malam. Kami coba Dul Dul Chicken yang populer serta bermain bowling tidak jauh dari tempat kami makan.

Hari ke enam: COEX Mall, Gangnam. Hari paling akhir di Seoul kami butuhkan dengan berbelanja oleh-oleh untuk keluarga serta rekan di Indonesia sebab kami cukup sudah capek. Kami ke arah COEX Mall untuk berkunjung ke SM Town Museum serta COEX Mall Library yang populer. Setelah itu kami pergi ke Gangnam di mana ada beberapa toko kosmetik, pakaian, sepatu yang pas jadikan oleh-oleh. Tutup hari di Seoul kami meluangkan diri coba Army Stew di Nolboo Budae Jjjigae yang populer lezat.