Ayah-Ibu di Papua Dibui 12-17 Tahun Atas Kasus Penganiayaan Anak Hingga Tewas

Ayah-Ibu di Papua Dibui 12-17 Tahun Atas Kasus Penganiayaan Anak Hingga Tewas – Rolina Wahani serta Rocky Manggaprow, pasutri di Kabupaten Jayawijaya, Papua, divonis 17 tahun serta 12 tahun penjara. Mereka dikatakan dapat dibuktikan membunuh anaknya, Clarita, pada awal 2018.

Selasa (11/12/2018), pasutri itu divonis sesudah melakukan persidangan yang berjalan hampir satu tahun. Kedua-duanya dikatakan hakim seringkali menganiaya anaknya sampai pada akhirnya berbuntut wafat.

“Mereka divonis dalam masalah penganiayaan berat yang mengakibatkan korban wafat atas nama Clarita,” tutur Kepala Kejaksaan Negeri Wamena Togar Rafilion di Wamena.

Rolina divonis 17 tahun penjara, sedang Rocky divonis 12 tahun penjara. Untuk Rolina, vonisnya lebih berat di banding tuntutan jaksa, yakni 14 tahun penjara.

“Walau kami kejaksaan menuntut 14 tahun penjara, hakim akan memutuskan lainnya, dimana terdakwa Rolina Wahani diputus 17 tahun penjara,” tuturnya.

Clarita, siswa kelas III SD di Jayawijaya, alami perlakuan kasar dari ibu kandungnya. Clarita sudah sempat disekap, dibakar, dipukul, serta dibenturkan ke dinding. Peristiwa itu berjalan selama 2017 sampai dia wafat pada awal 2018.